ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyambut baik komitmen pusat untuk memperbaiki infrastruktur di daerah terdampak bencana. Perbaikan ruas jalan Krueng Mane – Sawang yang mengalami kerusakan pasca-banjir dipastikan segera terealisasi pada tahun 2027 mendatang.
Kepastian tersebut mengemuka dalam kunjungan peninjauan lapangan yang dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Aceh, Riski Anugrah, bersama Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tarmizi Panyang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satker PJN Wilayah I Aceh atas respons cepat dan perencanaan penanganan ruas jalan Krueng Mane – Sawang, terutama pada titik-titik lokasi yang parah akibat lubang dan endapan lumpur.
Turut hadir mendampingi peninjauan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Jafar, S.T.
Selain badan jalan, rombongan juga meninjau langsung kondisi Jembatan Krueng Sawang yang rusak berat akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu. Tarmizi Panyang menekankan bahwa jembatan ini memegang peranan krusial sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat dari empat desa menuju pusat ibu kota Kecamatan Sawang.
“Percepatan pembangunan jembatan ini menjadi harapan ribuan masyarakat, agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat segera pulih dan berjalan normal kembali,” tegas Tarmizi.
Pihaknya menambahkan, pemerintah pusat dan daerah telah mengalokasikan anggaran pembangunan kembali jembatan permanen Krueng Sawang, di mana pengerjaannya dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2027. (Alc)








