PALEMBANG – Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe meraih enam gelar juara dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera yang berlangsung di UIN Raden Fatah Palembang, 29 September hingga 2 Oktober 2026.
Prestasi tersebut berasal dari cabang dai mahasiswa, karya tulis ilmu sosial, kaligrafi digital, fotografi jurnalistik, serta Hifzil Quran 10 dan 20 juz.
Jihan Fanyra meraih Juara I Dai Mahasiswa. Nanda Alifa dan Cut Fatin Fajriani meraih Juara III Karya Tulis Ilmu Sosial.
Pada cabang lain, Lutfiyani meraih Juara IV Kaligrafi Digital, Fadhil Aulia Farisky meraih Juara V Fotografi Jurnalistik, Elvina Zuhra meraih Juara V Hifzil Quran 10 Juz, serta Miftahul Jannah meraih Juara VI Hifzil Quran 20 Juz.
Wakil Rektor III UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe selaku Ketua Kontingen mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang membawa nama kampus dalam kompetisi tingkat PTKIN se-Sumatera tersebut.
Menurutnya, enam capaian tersebut lahir dari proses persiapan, latihan, serta keberanian mahasiswa berkompetisi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Sumatera.
“Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi kampus kita. Mereka telah berusaha dengan baik dan memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga ke depan akan semakin banyak prestasi lainnya yang bisa diraih,” ujarnya.
Ia menilai pengalaman mengikuti PKM juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan mental saat menghadapi kompetisi.
“Yang paling penting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan pengalaman dan terus mengembangkan potensi yang mereka miliki. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya,” lanjutnya.
Salah satu capaian tertinggi diraih Jihan Fanyra yang keluar sebagai Juara I Dai Mahasiswa. Cabang tersebut menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan keislaman di hadapan dewan juri.
Pembina Dai Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Rizqi Wahyudi, mengatakan keberhasilan Jihan melalui proses latihan, pembinaan, evaluasi, dan persiapan mental sebelum mengikuti perlombaan.
“Alhamdulillah, kita bersyukur Jihan mampu memberikan penampilan terbaik hingga meraih Juara I. Ini tentu merupakan hasil dari proses latihan, pembinaan, evaluasi dan kesiapan mental yang dilakukan sebelum mengikuti perlombaan,” ujar Dr. Rizqi.
Menurut Rizqi, kemampuan berbicara perlu diiringi kecakapan menyampaikan pesan keislaman sesuai konteks masyarakat.
“Menjadi dai mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan berbicara. Seorang dai harus mampu mengemas pesan Islam secara bijak, komunikatif dan relevan dengan kehidupan masyarakat, tanpa kehilangan substansi nilai-nilai Islam,” katanya.
Ia berharap capaian Jihan ikut memacu mahasiswa lain untuk mengembangkan kemampuan pada bidang masing-masing.
“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi motivasi bagi Jihan untuk terus belajar dan bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan mereka. Kampus memiliki banyak mahasiswa yang memiliki potensi luar biasa dan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Prestasi UIN Sultanah Nahrasiyah juga hadir dari cabang Hifzil Quran. Elvina Zuhra meraih Juara V Hifzil Quran 10 Juz, sedangkan Miftahul Jannah menempati Juara VI Hifzil Quran 20 Juz.
Pembina Hifzil Quran UIN Sultanah Nahrasiyah, Zulia Rahmi Binti Yunus, mengatakan kedua mahasiswa tersebut menjalani persiapan hafalan, murajaah, ketepatan bacaan, dan mental sebelum tampil dalam kompetisi.
“Alhamdulillah, kita bersyukur Elvina dan Miftahul Jannah mampu memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini. Mengikuti Hifzil Quran pada tingkat PTKIN se-Sumatera tentu bukan hal yang mudah. Mereka harus mempersiapkan hafalan, murajaah, ketepatan bacaan dan juga kesiapan mental,” ujar Zulia Rahmi.
Menurutnya, pembinaan Hifzil Quran tidak berhenti pada pencapaian posisi juara. Mahasiswa juga perlu menjaga hafalan dan kedekatan dengan Al-Qur’an setelah kompetisi berakhir.
“Bagi kami, prestasi bukan hanya tentang mendapatkan juara. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana mahasiswa terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Juara yang diraih ini mudah-mudahan semakin menambah motivasi mereka untuk terus meningkatkan hafalan,” katanya.
PKM IV PTKIN Se-Sumatera mempertemukan mahasiswa dari perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di wilayah Sumatera dalam sejumlah cabang akademik, seni, keagamaan, dan kreativitas mahasiswa.
Dalam ajang tersebut, kontingen UIN Sultanah Nahrasiyah mencatat prestasi pada enam cabang melalui Jihan Fanyra, Nanda Alifa dan Cut Fatin Fajriani, Lutfiyani, Fadhil Aulia Farisky, Elvina Zuhra, serta Miftahul Jannah.







