LHOKSEUMAWE – Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, menggelar edukasi kesehatan mental bagi mahasiswa baru pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini diisi oleh mahasiswa On the Job Training (OJT) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) FUAD UIN SUNA.
Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa baru tentang pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani perkuliahan. Materi yang disampaikan mencakup tekanan akademik, proses adaptasi dengan lingkungan kampus, serta cara mengenali dan mengelola stres.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak membangun pola pikir positif, menjaga keseimbangan diri, dan mencari dukungan ketika menghadapi kesulitan. Prodi IPII menekankan bahwa keberhasilan pendidikan perlu didukung kondisi mental yang sehat.
“Kesehatan mental merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Mahasiswa perlu menjaga keseimbangan diri agar mampu mengikuti perkuliahan, menghadapi tekanan akademik, dan mengembangkan potensi mereka,” demikian pesan Prodi IPII dalam kegiatan edukasi tersebut.
Ketua Prodi IPII, Almira Keumala Ulfah, S.E., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA, menegaskan pentingnya kepedulian mahasiswa terhadap kondisi mental sejak awal masa perkuliahan.
“Mahasiswa baru sedang menjalani proses adaptasi dengan lingkungan, pola belajar, dan tanggung jawab akademik yang berbeda dari masa sekolah. Karena itu, mereka perlu mengenali kondisi diri, mengelola stres dengan baik, serta tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi kesulitan,” ujar Almira.
Ia berharap edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan akademik yang mendukung kesejahteraan mahasiswa, sehingga mereka mampu menjalani perkuliahan dengan sehat dan mengembangkan prestasi.
“Sehat mental, kuat bertumbuh, siap berprestasi!” menjadi pesan dalam kegiatan edukasi kesehatan mental tersebut.







